Bank MEGA Berdiakonia ke SMP GKPS Raya

Sulit, berat, hampir menyerah, mungkin ini gambaran hati Pengurus YP GKPS 2018-2021 ketika 3 bulan pertama memulai pemetaan akar masalah di Yayasan Pendidikan (YP) GKPS, kita menghadapi beberapa kepala sekolah dan guru yang jauh dari standar mutu minimal (bersyukur jika tahun 2018 sebanyak 40% kepala sekolah habis periode dan akhir tahun 2018 YP GKPS akan mengadakan uji kompetensi guru-guru untuk memastikan sekolah GKPS akan dilayani oleh guru yang berkompeten), standar penggajian yang tidak ada, jumlah siswa di beberapa sekolah yang sangat sedikit, mayoritas gedung dan mobiler sekolah compang-camping. Dalam “menikmati” masalah itu, kita diingatkan untuk setia memikul “salib” sampai garis finish, dan jangan pernah membuangnya di tengah jalan hanya karena kita tidak mau menghadapi kesulitan, kita diajak untuk semakin bergantung pada Kristus jika topan keras melanda.

Kesulitan demi kesulitan kita hadapi bersama, di dalam proses menapaki solusi, ternyata kita tak sendiri, satu per-satu masalah kita pertemukan dengan paket jalan keluarnya, beberapa aturan (keuangan, kepegawaian)  telah dirancang dan disosialisasikan untuk menjadikannya “aturan-main” di lingkup Yayasan Pendidikan GKPS, Awal Oktober 2018, kita telah memulai diklat/bimtek guru-guru di Training Center/Pusdiklat YP GKPS untuk meningkatkan kemampuan guru-guru, menggalakkan monitoring ke sekolah-sekolah untuk memastikan bahwa kita juga hadir di setiap permasalahan sekolah dan bersepakat mencari solusi bersama. Mendorong agar sekolah semakin transparan dalam seluruh pengelolaan pendanaan baik bersumber dari iuran sekolah maupun dana BOS.

Ternyata kita tak sendiri, melalui rapat lengkap organ Yayasan Pendidikan pada Maret 2018 (Pembina, Pengurus dan Pengawas), para Pembina Yayasan Pendidikan GKPS menyatakan komitmen akan merenovasi kompleks sekolah SD-SMP GKPS Jalan SM Raja Pematangsiantar, hadiah lain yang tak terduga tiba, Program Bank Mega Berbagi berkomitmen membangun ruang laboratorium, lima ruang kelas baru, dan toilet, mereka tak mau ketinggalan beraksi-diakonia di tahun diakonia GKPS. Keseluruhan nilai hibah Program Bank Mega berbagi senilai Rp.931.000.000,- pembangunan telah dimulai sejak bulan Agustus dan diresmikan pada 19 Oktober 2018, tak kurang Pimpinan Pusat Bank Mega Jakarta (Ibu ———-) turun bersama pejabat Bank Mega lainnya dan beberapa nasabah Bank Mega.  

Pada acara peresmian, Ibu___________ sangat antusias mengikuti rangkaian acara yang sederhana, padat namun kaya makna, walaupun persiapan acara serah terima sangat singkat  namun atas kerjasama Yayasan Pendidikan, Kepala Sekolah SMP GKPS Raya (Walesman Purba, S.Pd) dan para guru, keseluruhan persiapan dituntaskan tanpa halangan yang berarti. Dalam sambutannya Pembina Yayasan Pendidikan (Pdt.Dr.Paul U. Munthe) menyatakan_____________________, Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan (Jepri Sipayung, M.Pd) menyatakan________________

Kini wajah SMP GKPS Raya semakin gagah, ruang-ruang kelas yang selama ini terbuat dari kayu kini berdiri kokoh dalam tampilan gedung beton, toilet yang seadanya berubah tak kalah pamor dengan toilet di hotel-hotel, ruang laboratorium yang tak ketinggalan dengan tampilan ruang laboratorium di sekolah favorit, saatnya SMP GKPS Raya berjibaku untuk meningkatkan mutu sistem pembelajaran sehingga seimbang mutu gedung dan mutu siswa, ingat, kita tak sendiri.

Terima Kasih Bank Mega, Terima Kasih Inang Cristine Damanik (Head of Communication Bank Mega), Terima Kasih Kasek dan Para Guru SMP GKPS Pamatang Raya.  

Lape porsaya nasiam? Etah buktihon nasiam ma janah ra ma hita pasikolahkon niombah ta i SMP GKPS Raya.

Bravo SMP GKPS Raya…Soli Deo Gloria…

Bank MEGA Berdiakonia ke SMP GKPS Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas